Jurnal Reaksi Fenol
JURNAL REAKSI FENOL
PRAKTIKUM
KIMIA ORGANIK I
Lela Sastry Br Sormin
A1C119086
DOSEN PENGAMPU :
Dr.Drs. SYAMSURIZAL, M.Si.
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2021
I. Judul : Reaksi Fenol
II. Hari/tanggal : Senin/ 19 April 2021
III. Tujuan : Adapun tujuan dari praktikum ini adalah:
1. Untuk mengidentifikasi reaksi reaksi fenol
2. Untuk mengidentifikasi tingkat pH fenol
IV. Landasan Teori
Fenol merupakan senyawa organik aromatik dengan fufus fungsinya yaitu hidroksi (OH). Pada fenol gugus OH terikat pada karbon padai cincin aromatik. Fenol sifatnya asam (asam karbolat). Pada umumnya fenol diberi nama menurut senyawa induknya fenol telah diketahui lama sebelumnya pengetahuan kimia organik sebanyak-banyaknya mempunyai nama-nama umum metil fenol misalnya dikenal sebagai kresol (Harold, 2008).
Senyawa fenolik merupakan senyawa yang memiliki gugus hidroksil dan paling banyak terdapat dalam tumbuhan.
V. Alat & Bahan
5.1 Alat
1. Tabung reaksi
2. Rak tabung reaksi
3. Pipet tetes
4. Sudip
5. Pengaduk
6. Kertas Indikator Universal
7. Gelas Beker
5.2 Bahan
1. Fenol
2. Air (panas dan dingin)
3. Padatan besi (II) Klorida
4. Air bromin
5. Padatan Natrium Karbonat
6. Natrium Hidroksida
VI. Prosedur Kerja
6.1 Uji Kelarutan
1. Ditambahkan 4 sudip fenol ke dalam tabung reaksi
2. Ditambahkan 8 ml air dan diaduk dengan hati-hati
3. Diletakkan tabung reaksi ke dalam gelas beker yang berisi air panas kemudian diaduk
4. Didinginkan tabung reaksi dengan dimasukkan ke dalam gelas beker yang berisi air dingin kemudian diaduk
5. Dipindahkan 1 ml larutan fenol tersebut ke dalam 2 tabung reaksi yang berbeda
6. Ditambahkan air ke dalam tabung reaksi sisa larutan fenol tadi kemudian ditambahkan sedikit padatan besi (II) klorida
7. Diamati hasil percobaan
6.2 Reaksi dengan Bromin
1. Digunakan fenol cair pada tabung reaksi pertama dari percobaan sebelumnya lalu ditambahkan air bromin
2. Digoncang tabung reaksi
3. Diamati hasil percobaan
6.3 Uji Keasaman
1. Digunakan fenol pada tabung reaksi kedua dari percobaan sebelumnya
2. Diteteskan larutan fenol pada selembar kertas indicator universal
3. Ditambahkan padatan natrium karbonat lalu tabung reaksi digoncangkan
4. Diamati perubahan yang terjadi
6.4 Reaksi fenol dan natrium hidroksida
1. Ditambahkan sebanyak satu sudip fenol ke dalam tabung reaksi
2. Ditambahkan 1 ml 0,5 M Natrium Hidroksida ke dalam tabung reaksi kemudian digoncang
3. Diamati hasil percobaan
Video : https://youtu.be/NOVkLMrw2ls
Pertanyaan:
1. mengapa fenol tidak larut dalam air?
2. Apa perbedaan dari perlakukan uji coba air panas dan air dingin ?
3. mengapa pada percobaan ini banyak dilakukan pengadukan?
Baiklah Saya Sindi Permata Sari Dengan NIM A1C119064, Ingin menjawab pertanyaan lela no 1 . Menurut saya fenol itu sebenarnya masih pada golongan alkohol, sama seperti metanol, etanol dan sebagainya. akan tetapi, karena strukturnya itu lebih pada senyawa organik siklis, dan lebih sering senyawa siklis itu stabil pada pelarut polar, maka mempengaruhi fenol sebagai senyawa yang lebih identik ke senyawa kovalen non polar, meski pada kenyataannya dia memiliki nilai pKa.
BalasHapusnilai pKa bermakna bahwa ia (fenol) dapat mendonorkan proton H+ pada keadaan air. larut dan tidak memang tidak berkaitan dengan senyawa kovalen atau ionik, akan tetapi lebih sering pada momen dipol terhadap momen dipol pelarut.
Baiklah saya febby Rahmadayani ( A1C119052 ) akan menjawab pertanyaan lela no 3.
BalasHapusPengadukan adalah salah satu cara untuk mempercepat jalannya sebuah reaksi. Didalam video dilakukan pengadukan untuk mempercepat reaksi akan reaksi tersebut bisa berlangsung dengan baik dan tepat.
Baiklah saya Adith Andrizal dengan NIM A1C119065 akan mencoba menjawab permasalahan no 2. Perbedaan nya terletak pada suhu yang digunakan, untuk melihat apakah suhu berpengaruh juga pada uji kelarutan pada percobaan ini.
BalasHapus