Laporan akhir percobaan reaksi reaksi hidrokarbon
LAPORAN AKHIR PERCOBAAN REAKSI-REAKSI HIDROKARBON
PRAKTIKUM
KIMIA ORGANIK I
DISUSUN OLEH :
Lela Sastry Br Sormin
A1C119086
REGULER B
DOSEN PENGAMPU :
Dr.Drs. SYAMSURIZAL, M.Si.
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2021
VII. Data Pengamatan
7.1 Reaksi – reaksi aldehida dan keton
No
Prosedur
Alat dan Bahan
Tujuan
Hasil Pengamatan
1.
Dipanaskan air biasa tadi sampai suhunya 600 C pada bunsen
Alat:
Tabung reaksi: :Tempat untuk mereaksikan zat
Rak Tabung reaksi adalah sebagai tempat untuk menyimpan tabung reaksi
Botol reagen adalah botol yang digunakan untuk menyimpan zat-zat yang digunakan dalam praktikum kimia di laboratorium.
Gelas beaker berfungsi sebagai wadah untuk memanaskan air
Untuk membuat penangas air panas
2.
Dimasukkan reagen Fehling tersebut ke dalam tabung reaksi yang telah berisi aldehida dan keton
Pipet Tetes: Pipet tetes adalah untuk meneteskan cairan yang akan digunakan
Kaki Tiga: berfungsi sebagai wadah untuk tempat memanaskan air dalam gelas beker
Kawat Kasa: berfungsi untuk menahan beker krtika proses pemanasan menggunakan pemanas bunsen
Bunsen: berfungsi sebagai alat pemanasan dan pembakaran pada percobaan ini
Bahan:
Air biasa: Sebagai penangas Aldehida: Sebagai sampel yang digunakan dalam percobaan ini
Keton: Sebagai sampel yang digunakan dalam percobaan ini
Fehling A berfungsi sebagai reagen yang akan dipakai dalam percobaan ini yang terbentuk dari larutan CuSO4
Fehling B berfungsi sebagai reagen yang digunakan dalam percobaan ini yang terbentuk dari larutan NaOH dan Kalium Natrium Tartat
Untuk melihat reaksi dan perubahan yang dihasilkan oleh aldehida dan keton
Kedua sampel masih berwarna biru
3.
Dimasukkan tabung reaksi yang telah berisi sampel aldehida dan keton dan juga telah ditetesin reagen fehling ke dalam penangas air panas dan dipanaskan
Untuk melihat reaksi dan perubahan pada aldehida dan keton setelah diberikan reagen fehling dan setelah dilakukan pemanasan.
Aldehida bereaksi dengan reagen fehling menghasilkan endapan yang berwarna merah bata (senyawa tembaga (I) oksida dan keton tidak bereaksi dengan reagen fehling sehingga warnya tidak berubah
VIII. Pembahasan
Senyawa yang kali ini kita bahas adalah aldehids yang dimana merupakan suatu karbon digabungkan melalui ikatan rangkap .perbedaan antara aldehida dan keton. Aldehida dapat dengan mudah dioksidasi dengan berbagai zat pengoksidasi, tetapi keton tidak bisa.
Pada percobaan kali ini dilakukan uji fehling untuk mengetahui sifat dari reaksi-reaksi aldehid dan keton.Seperti yang kita ketahui bahwa aldehida dan keton ini dapat mengalami gejala isomer fungsi, yaitu dua senyawa yang memiliki rumus molekul yang sama namun gugus fungsinya berbeda. Dengan adanya gugus fungsi yang berbeda ini, maka bentuknya bisa diidentifikasi melalui reaksi kimianya.
Dalam penelitian ini ,kita harus sekali untuk memanaskan air yang diisi dengan Reagen
IX. Pertanyaan
1. Apakah ada perbedaan antara keton dan aldehids ,jika ada apa perbedaan nya?
2.mengapa terjadi perubahan warna dalam percobaan diatas ?
3.Mengapa pada uji fehling, terdapat fehling A dan B. Apa yang membedakannya ?
X. Kesimpulan
Tujuan dilakukannya percobaan ini adalah bahwa praktikan dapat membedakan senaywa aldehid dan keton dengan menggunakan uji fehling yang mana pada percobaan ini Aldehida bereaksi dengan reagen fehling menghasilkan endapan yang berwarna merah bata (senyawa tembaga (I) oksida dan keton tidak bereaksi dengan reagen fehling sehingga warnya tidak berubah
XI. Daftar Pustaka
Syukri. 1999. Kimia Dasar 1. Bandung: ITB Press
Wilbraham. 1992. Pengantar Kimia Organik dan Hayati. Bandung : Intitut Teknologi Bandung
Baiklah perkenalkan saya
BalasHapusNama: Erina Shafura
Nim: A1C119068
Izin menjawab pertanyaan no. 2
Hal ini disebabkan karena reaksi yang berlangsung tersebut merupakan reaksi aldehid yang ditandai dengan apabila ditambahkan Reagen fehling maka menghasilkan endapan yang berwarna merah bata (senyawa tembaga (I) oksida.
Baiklah, saya Elseria Afriyanti Togatorop, NIM: A1C119071
BalasHapusakan menjawab pertanyaan no 3
Pada vidio percobaan tersebut, yang membedakan antara fehling A dan Fehling B adalah senyawa yang membentuk Fehling A dan Fehling B, dimana fehling A berfungsi sebagai reagen yang akan dipakai dalam percobaan ini yang terbentuk dari larutan CuSO4 sedangkan fehling B berfungsi sebagai reagen yang digunakan dalam percobaan ini yang terbentuk dari larutan NaOH dan Kalium Natrium Tartat
Baiklah saya Rara Akda Septian dengan Nim A1C119095
BalasHapusAkan menjawab permasalahan no 1
Perbedaannya yaitu Aldehid berasal dari alkohol primer yang teroksidasi, sedangkan keton berasal dari alkohol sekunder yang teroksidasi.