Laporan praktikum penentuan kelas kelarutan
LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK 1
“PENENTUAN KELAS KELARUTAN”
OLEH :
Lela Sastry Br Sormin
A1C119086
DOSEN PENGAMPU :
Dr.Drs. SYAMSURIZAL, M.Si.
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2021
VII. DATA PENGAMATAN
7.1. Faktor Suhu
No
Prosedur
Alat dan Bahan
Tujuan Prosedur
Hasil Pengamatan
1
Tuangkan air mineral pada gelas ukur 1, dan masukkan satu sendok teh gula pasir,lalu diaduk
Bahan : air mineral berfungsi sebagai pelarut yang nantinya akan melarutkan gula
Bahan : Gula pasir berfungsi sebagai zat yang akan dilarutkan
Alat : Gelas ukur berfungsi sebagai wadah terjadinya pelarutan
Alat : Sendok digunakan untuk mengaduk air mineral dan gula sampai tercampur homogen.
Alat : Stopwatch digunakan untuk menghitung waktu pelarutan gula dalam air.
Untuk mengetahui kecepatan kelarutan gula dalam air mineral dengan kecepatan pengadukan yang sedang
Gula larut dalam air mineral selama 40,24 detik
2
Tuangkan air es pada gelas 2, dan masukkan satu sendok teh gula pasir, lalu diaduk
Bahan : air es berfungsi sebagai pelarut yang nantinya akan melarutkan gula
Bahan : Gula pasir berfungsi sebagai zat yang akan dilarutkan
Alat : Gelas ukur berfungsi sebagai wadah terjadinya pelarutan
Alat : Sendok digunakan untuk mengaduk air es dan gula sampai tercampur homogen.
Alat : Stopwatch digunakan untuk menghitung waktu pelarutan gula dalam air.
Untuk mengetahui kecepatan kelarutan gula dalam air es dengan kecepatan pengadukan yang sedang
Gula larut dalam air es selama 1,8 menit
3
Tuangkan air mendidih pada gelas 3, dan masukkan satu sendok teh gula pasir, lalu diaduk
Bahan : air mendidih berfungsi sebagai pelarut yang nantinya akan melarutkan gula
Bahan : Gula pasir berfungsi sebagai zat yang akan dilarutkan
Alat : Gelas ukur berfungsi sebagai wadah terjadinya pelarutan
Alat : Sendok digunakan untuk mengaduk air mendidih dan gula sampai tercampur homogen.
Alat : Stopwatch digunakan untuk menghitung waktu pelarutan gula dalam air.
Untuk mengetahui kecepatan kelarutan gula dalam air mendidih dengan kecepatan pengadukan yang sedang
Gula larut dalam air mendidih selama 29,55 detik
7.2. Faktor Pengadukan
No
Prosedur
Alat dan Bahan
Tujuan Prosedur
Hasil Pengamatan
4.
Tuangkan air mineral pada gelas ukur 4, dan masukkan satu sendok teh gula pasir,lalu diaduk
Bahan : air mineral berfungsi sebagai pelarut yang nantinya akan melarutkan gula
Bahan : Gula pasir berfungsi sebagai zat yang akan dilarutkan
Alat : Gelas ukur berfungsi sebagai wadah untuk terjadinya pelarutan
Alat : Sendok digunakan untuk mengaduk air mineral dan gula sampai tercampur homogen
Alat : Stopwatch digunakan untuk menghitung waktu pelarutan gula dalam air.
Untuk mengetahui kecepatan kelarutan gula dalam air mineral dengan kecepatan pengadukan yang maksimum
Gula larut dalam air mineral selama 19,61 detik
5
Tuangkan air mineral pada gelas ukur 5, dan masukkan satu sendok teh gula pasir,lalu diaduk
Bahan : air mineral berfungsi sebagai pelarut yang nantinya akan melarutkan gula
Bahan : Gula pasir berfungsi sebagai zat yang akan dilarutkan
Alat : Gelas ukur berfungsi sebagai wadah untuk terjadinya pelarutan
Alat : Sendok digunakan untuk mengaduk air mineral dan gula sampai tercampur homogen
Alat : Stopwatch digunakan untuk menghitung waktu pelarutan gula dalam air.
Untuk mengetahui kecepatan kelarutan gula dalam air mineral dengan kecepatan pengadukan yang sedang
Gula larut dalam air mineral selama 40,41 detik
6
Tuangkan air mineral pada gelas ukur 6, dan masukkan satu sendok teh gula pasir,lalu diaduk
Bahan : air mineral berfungsi sebagai pelarut yang nantinya akan melarutkan gula
Bahan : Gula pasir berfungsi sebagai zat yang akan dilarutkan
Alat : Gelas ukur berfungsi sebagai wadah untuk terjadinya pelarutan
Alat : Sendok digunakan untuk mengaduk air mineral dan gula sampai tercampur homogen
Alat : Stopwatch digunakan untuk menghitung waktu pelarutan gula dalam air.
Untuk mengetahui kecepatan kelarutan gula dalam air mineral dengan kecepatan pengadukan yang lambat.
Gula larut dalam air mineral selama 1,06 menit
7.3 Faktor Ukuran Zat Terlarut
No
Prosedur
Alat dan Bahan
Tujuan Prosedur
Hasil Pengamatan
7
Tuangkan air mineral pada gelas ukur 7, dan masukkan satu sendok teh gula pasir,lalu diaduk
Bahan : air mineral berfungsi sebagai pelarut yang nantinya akan melarutkan gula
Bahan : Gula pasir berfungsi sebagai zat yang akan dilarutkan
Alat : Gelas ukur berfungsi sebagai wadah terjadinya pelarutan
Alat : Sendok digunakan untuk mengaduk air mineral dan gula sampai tercampur homogen
Alat : Stopwatch digunakan untuk menghitung waktu pelarutan gula pasir dalam air.
Untuk mengetahui kecepatan kelarutan gula dalam air mineral dengan kecepatan pengadukan yang sedang
Gula pasir larut dalam air mineral selama 40,26 detik.
8
Tuangkan air mineral pada gelas ukur 8, dan masukkan satu sendok teh gula tumbuk,lalu diaduk
Bahan : air mineral berfungsi sebagai pelarut yang nantinya akan melarutkan gula
Bahan : Gula tumbuk berfungsi sebagai zat yang akan dilarutkan
Alat : Gelas ukur berfungsi sebagai wadah terjadinya pelarutan
Alat : Sendok digunakan untuk mengaduk air mineral dan gula sampai tercampur homogen
Alat : Stopwatch digunakan untuk menghitung waktu pelarutan gula tumbuk dalam air.
Untuk mengetahui kecepatan kelarutan gula dalam air mineral dengan kecepatan pengadukan yang sedang.
Gula tumbuk larut dalam air mineral selama 28,95 detik.
9
Tuangkan air mineral pada gelas ukur 9, dan masukkan satu sendok teh gula halus,lalu diaduk
Bahan : air mineral berfungsi sebagai pelarut yang nantinya akan melarutkan gula
Bahan : Gula halus berfungsi sebagai zat yang akan dilarutkan
Alat : Gelas ukur berfungsi wadah terjadinya pelarutan
Alat : Sendok digunakan untuk mengaduk air mineral dan gula sampai tercampur homogen
Alat : Stopwatch digunakan untuk menghitung waktu pelarutan gula halus dalam air.
Untuk mengetahui kecepatan kelarutan gula dalam air mineral dengan kecepatan pengadukan yang sedang
Gula halus larut dalam air mineral selama 14,93 detik.
VIII. PEMBAHASAN
Berdasarkan Kelarutan gula berdasarkan Kecepatan Pengadukan Pada percobaan kedua ini,menggunakan pelarut dan zat terlarut yang sama, tetapi kecepatan pengadukannya berbeda- beda untuk setiap gelas ukur. dari hasil yang diperoleh bahwa gula lebih cepat larut dalam air mineral dengan kecepatan pengadukan yang cepat, dikarenakan molekul-molekul antara gula pasir dan air mineral akan semakin sering bertumbukan. Sehingga, menyebabkan kelarutan gula dalam air mineral akan semakin cepat. Dan begitu pula dengan percobaan selanjutnya ,memang masing masing percobaan memiliki sebuah perbedaan tersendiri seperti contohnya diatas
IX. PERTANYAAN
1. Mengapa gula dapat lebih cepat larut dalam air mendidih dibandingkan pada air mineral dan juga air es pada percobaan ini, jelaskan?
2. Apakah ada pengaruh dari air panas,air mineral dan air es dalam pelarut gula tersebut?
3. Apakah dalam percobaan ini , fungsi pengadukan diperlukan? Jelaskan?
X. KESIMPULAN
Semakin cepat dilakukan pengadukan, maka akan semakin cepat gula larut dalam gula, dan semakin lambat dilakukan pengadukan maka waktu yang dibutuhkan untuk proses kelarutan gula dalam air semakin lama Semakin kecil ukuran partikel, maka gula akan semakin cepat larut, dan semakin besar partikel gula, maka akan semakin besar pula waktu yang dibutuhkan untuk melarutkan gula dalam air.
XI. DAFTAR PUSTAKA
Tim Kimia Organik 1. 2021. Penuntun Pratikum Kimia Organik 1. Jambi : Universitas Jambi.
Wardani, Ratih Kusuma. 2020. Suhu,Waktu dan Kelarutan Umbi Oksalat Pada Umbi Porang.Gresik: Graniti.
Yoga, Willybrordus. 2016. Teknik Peningkatan Kelarutan Obat. Jurnal Farmaka
baiklah saya Putri Mayang Sari A1C119056 akan menjawab pertanyan no.3 fungsi pengadukan diperlukan karena dapat menaikkkan kelarutan dari senyawa tersebut.
BalasHapusbaiklah saya Rara Akda Septian dengan NIM A1C119095
BalasHapusAkan menjawab permasalahan no 1
Gula lebih mudah larut di dalam air mendidih karena semakin tinggi suhu, semakin mudah zat terlarut dilarutkan. Hal ini karena di dalam air panas terdapat lebih banyak kalor (energi panas), sehingga meningkatkan energi kinetik partikel. Partikel pelarut, dalam ini air pada keadaan panas akan semakin cepat melarutkan gula, sehingga gula akan lebih cepat dan mudah larut.
Baiklah, saya Suci Rohana Putri Tambunan (A1C119050) akan menjawab soal no. 2
BalasHapusYa terdapat pegaruh, yaitu suhu dari air yang digunakan, semakin tinggi suhu air maka semakin cepat proses pelarutan dan sebaliknya.